Gelar Kegiatan JMS, Kajari Tulangbawang: Ciptakan Generasi Taat Hukum

    Gelar Kegiatan JMS, Kajari Tulangbawang: Ciptakan Generasi Taat Hukum
    Kajari Tulangbawang, Lampung. Saat memberikan materi ke para santri Ponpes Nurul Ikhlas Kampung Sumbermakmur, Kecamatan Banjarmargo. Fhoto: Istimewa

    TULANGBAWANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulangbawang mengadakan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Kampung Sumbermakmur, Kecamatan Banjarmargo, kabupaten setempat, Rabu (26/01/2022).

    Kegiatan JMS tersebut, dihadiri langsung oleh Kajari Tulangbawang Dyah Ambarwati SH., MH, Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Tulangbawang, Leonardo Adiguna, SH., MH, Kasubsi Bidang Intelijen Mirza Amarulah SH, dan para Jaksa pada Bidang Intelijen Hendra Dwi Gunanda SH, Muhammad Ibram Manggala SH, Chandrika Radita SH, serta Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ikhlas KH. Masykur Mahyudin Alfaruq, M.Pd, Pengurus Pondok Pesantren Nurul Ikhlas beserta Ustadz dan Ustadzah.

    Kajari Tulangbawang, Dyah Ambarwati SH., MH dalam sambutannya mengatakan, JMS merupakan program Kejaksaan Agung RI dan jajaran Korps Adhyaksa di seluruh wilayah Indonesia yang lahir berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: 184/A/JA/11/2015 tanggal 18 Nopember 2015 tentang Pembentukan Tim Jaksa Masuk Sekolah Kejaksaan RI.

    "Ini merupakan kegiatan penyuluhan hukum yang merupakan salah satu tugas dan fungsi Kejaksaan khususnya di bidang intelijen dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, termasuk kepada pelajar yang bertujuan untuk memberikan pengenalan sejak dini kepada pelajar, " kata dia di depan para santri dan santriwati.

    Dia menyebut, Program Jaksa Masuk Sekolah ditujukan kepada pelajar Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas untuk memperkaya khasanah pengetahuan pelajar terhadap hukum dan perundang-undangan.

    "Tujuannya adalah menciptakan generasi baru yang taat hukum dengan tujuan Kenali Hukum Jauhkan Hukuman, " jelas dia.

    Untuk diketahui, Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah kepada Santri dan Santriwati mengangkat tema tentang Kejaksaan, Bahaya Narkotika dan Bullying / CyberBullying.

    Tulangbawang Lampung
    Sumarno

    Sumarno

    Artikel Sebelumnya

    Wujud 25 Program BMW, Bupati Tulangbawang...

    Artikel Berikutnya

    MPP yang Digagas Bupati Tulangbawang Jadi...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 228

    Postingan Tahun ini: 1789

    Registered: Jul 16, 2020

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 225

    Postingan Tahun ini: 1208

    Registered: May 24, 2021

    Basory Wijaya

    Basory Wijaya

    Postingan Bulan ini: 118

    Postingan Tahun ini: 505

    Registered: Oct 11, 2021

    Maskuri

    Maskuri

    Postingan Bulan ini: 118

    Postingan Tahun ini: 224

    Registered: Mar 10, 2022

    Profle

    Narsono Son

    Peningkatan Pelayanan Publik Jadi Prioritas Lapas Pasir Putih NK
    Petugas Lapas Pasir Putih Layani Warga Binaan Vidio call
    Miris Kondisi Ekonomi, Imam Masjid Nurul Mu'min Bette Desa Janganjangan Sudah 5 Bulan Tak Terima Insentif
    Komang Rena Akhirnya Terpilih secara Aklamasi Sebagai Ketua PHDI Pemurnian Masa Bakti 2022-2027

    Follow Us

    Recommended Posts

    Djohar Arifin Minta Penguatan Perguruan Tinggi Sebelum Menuju ‘World Class University’
    Yulizal Yunus: KAN Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Adat, Bukan Bagian Struktural LKAAM
    Zainal Bintang: Menyoal Etik Bernegara (Bag.-4)
    Ledia Hanifa Amaliah: HPI Perlu Pastikan Keberadaan Pemandu Wisata di Tengah Perkembangan Teknologi
    Selesaikan Masalah Pramuwisata, Zainuddin Maliki Dukung Usulan Revisi UU Kepariwisataan